Jakarta — Proses rekrutmen yang tepat adalah kunci utama dalam membangun tim yang solid dan produktif. Menyadari pentingnya hal tersebut, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menggandeng Hantari Consulting untuk menyelenggarakan Training Behavioral Based Interview. Pelatihan ini dilangsungkan selama dua hari penuh, yakni pada 4-5 Juni 2026 (pukul 08.00 - 17.00 WIB), bertempat di Head Office TMMIN.

Pelatihan intensif ini dihadiri oleh 14 peserta yang merupakan representasi dari para user di internal TMMIN. Program ini difasilitasi langsung oleh Lead Consultant Hantari Consulting, Ibu Hesti Nur Lestari, S.Psi., MBA., Psikolog., LCPC, dengan didampingi oleh dua Co-Facilitator berpengalaman, yaitu Ibu Citra Pharamidevie, M.Psi., Psikolog dan Ibu Ririn Sri Wijayanti, S.Psi., Psikolog.

Tujuan utama dari diselenggarakannya pelatihan ini adalah untuk membekali para user dengan skill interview yang mumpuni. Dengan penguasaan teknik Behavioral Based Interview (BBI), para user diharapkan mampu menggali kompetensi kandidat secara lebih tajam, objektif, dan akurat saat melakukan seleksi rekrutmen ke depannya.


Pendekatan Aplikatif: Belajar Langsung dari "Real Candidate"


Berbeda dengan pelatihan interview pada umumnya yang hanya berfokus pada pemaparan teori atau roleplay antar peserta, Hantari Consulting merancang program ini agar sangat praktikal dan mendekati situasi nyata di lapangan.

Pada hari pertama, sesi difokuskan pada pemantapan kerangka kerja wawancara perilaku dan simulasi dasar antar peserta. Menariknya, untuk menutup hari pertama, para peserta langsung dihadapkan pada tantangan Panel Interview dengan menghadirkan kandidat asli (real candidate). Hal ini memberikan pengalaman dan gambaran nyata mengenai dinamika wawancara yang sesungguhnya.

Memasuki hari kedua, intensitas praktik semakin ditingkatkan. Sesi kembali dibuka dengan Panel Interview bersama real candidate. Setelah itu, ke-14 peserta dibagi ke dalam dua kelompok, lalu dirotasi kembali menjadi tiga kelompok untuk melakukan simulasi wawancara mendalam secara bergantian dengan real candidate lainnya.

Metode pembagian kelompok ini dirancang agar setiap peserta mendapatkan kesempatan yang merata untuk berlatih mengajukan pertanyaan lanjutan (probing), menganalisis respons kandidat, serta mendapatkan umpan balik (feedback) yang komprehensif dari para fasilitator.


Antusiasme dan Interaksi Dua Arah


Selama dua hari pelaksanaan, suasana kelas berlangsung dengan sangat dinamis. Seluruh peserta menunjukkan antusiasme yang luar biasa dengan aktif melontarkan pertanyaan, menjawab studi kasus, dan berdiskusi memecahkan tantangan rekrutmen yang kerap mereka temui.

"Merekrut talenta yang tepat tidak hanya soal membaca Curriculum Vitae, tetapi tentang bagaimana kita membedah perilaku masa lalu kandidat untuk memprediksi performa mereka di masa depan. Antusiasme rekan-rekan user TMMIN selama dua hari ini sangat luar biasa, menunjukkan komitmen nyata untuk membangun tim yang unggul," ujar Ibu Hesti, Lead Fasilitator Hantari.

Hantari Consulting mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan dan kolaborasi yang luar biasa dari manajemen dan seluruh peserta PT TMMIN. Kami berharap keterampilan Behavioral Based Interview yang telah dilatih dapat segera diaplikasikan secara optimal.


Ingin meningkatkan keterampilan rekrutmen dan asesmen para leader di perusahaan Anda? Hubungi tim Hantari Consulting disini untuk berdiskusi dan merancang program pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik organisasi Anda.